KIRAB REMAJA NASIONAL

Dari Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional untuk Bunda Tutut: Menyambut Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada H. M. Soeharto

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, H. M. Soeharto, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan tahun ini menghadirkan momentum yang sangat bermakna bagi bangsa Indonesia. Penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan negara atas jasa besar beliau dalam menjaga kedaulatan, persatuan, dan pembangunan nasional, tetapi juga menjadi momen reflektif bagi seluruh generasi muda untuk meneguhkan kembali nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan berbangsa.

Khusus bagi keluarga besar Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional (PPUKRN), momentum ini memiliki makna yang lebih dalam. Sebab, semangat dan keteladanan yang diwariskan oleh Pak Soeharto selama masa kepemimpinannya selaras dengan nilai-nilai yang selama ini dijunjung oleh para alumni Kirab Remaja — disiplin, cinta tanah air, pengabdian tanpa pamrih, serta komitmen menjaga kebhinekaan. PPUKRN adalah barisan pemuda pilihan dari seluruh penjuru tanah air, bahkan hingga lingkup ASEAN dan Asia Eropa, yang pernah menjadi duta persatuan dan kebhinekaan Indonesia. Mereka telah menapaki perjalanan panjang dalam menanamkan nilai nasionalisme dan karakter kepemimpinan di kalangan generasi muda.

Dalam konteks inilah, seluruh Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional dari Indonesia, ASEAN, dan Asia Eropa menyampaikan ucapan selamat dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Ibu Siti Hardiyanti Rukmana (Bunda Tutut), selaku Pembina Utama PPUKRN, atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum Bapak H. M. Soeharto. Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga besar almarhum, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh anggota PPUKRN yang telah menjadikan nilai-nilai perjuangan dan kepemimpinan beliau sebagai sumber inspirasi dalam mengabdi bagi bangsa.

Bunda Tutut, sebagai pembina utama yang senantiasa menanamkan semangat cinta tanah air dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda, telah meneruskan warisan nilai luhur yang ditanamkan oleh sang ayah. Di bawah bimbingan beliau, PPUKRN tumbuh menjadi wadah pemuda berkarakter yang menjunjung tinggi persatuan, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap bangsa. Ucapan selamat ini sekaligus menjadi ungkapan rasa hormat atas dedikasi beliau dalam menjaga semangat kebangsaan melalui kegiatan pembinaan generasi muda lintas daerah dan lintas budaya.

Momentum penganugerahan gelar ini juga selaras dengan peringatan Hari Pahlawan — saat kita semua diajak untuk merenungkan arti sejati dari pengorbanan, pengabdian, dan tanggung jawab. Kepahlawanan bukan hanya milik mereka yang berjuang di medan perang, tetapi juga milik mereka yang membangun bangsa melalui karya nyata, kepemimpinan, dan keteguhan moral. Sosok Soeharto mengajarkan pentingnya stabilitas, kerja keras, dan kebersamaan dalam membangun negara. Nilai-nilai inilah yang kini diemban oleh generasi muda PPUKRN dalam menjalankan tugas mereka sebagai penerus semangat kebangsaan.

Hari Pahlawan tahun ini hendaknya menjadi refleksi bersama bahwa semangat pengabdian dan cinta tanah air harus diteruskan dari generasi ke generasi. Bagi PPUKRN, penghargaan ini menjadi inspirasi untuk terus menjaga semangat persatuan, menebarkan cinta kasih, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia. Para purna pasukan yang kini tersebar di berbagai bidang — pemerintahan, pendidikan, budaya, dan sosial — diharapkan tetap menjadi teladan dalam menghidupkan nilai-nilai kepahlawanan di tengah masyarakat modern yang dinamis dan digital.

Generasi muda Indonesia masa kini ditantang untuk menjadi pahlawan dalam konteks baru: berani berinovasi, berpikir kreatif, menjaga integritas, dan menumbuhkan kasih terhadap sesama. Semangat kebangsaan tidak boleh pudar di tengah arus globalisasi, tetapi justru harus semakin kokoh berakar pada nilai-nilai moral dan spiritual bangsa. Dalam hal ini, semangat kasih dan kebersamaan yang diwariskan oleh Pak Soeharto dan diteruskan oleh Bunda Tutut menjadi bekal penting dalam membangun Indonesia yang berdaya saing dan berkeadaban.

Atas nama seluruh Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional dari Indonesia, ASEAN, dan Asia Eropa, kami menyampaikan rasa hormat dan kebanggaan yang mendalam atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Bapak H. M. Soeharto, serta penghargaan tulus kepada Bunda Tutut atas bimbingan dan dedikasi beliau dalam membina generasi muda. Semoga semangat kepahlawanan, persatuan, dan pengabdian yang diwariskan dapat terus menyala di hati setiap anak bangsa — menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga persatuan dan memajukan Indonesia dengan semangat kebangsaan yang kreatif, inovatif, dan berakhlak mulia.

Penulis: PPUKRN